Jl. Sarwo Edhi No.07, Suka Mulia, Kec. Sail, Kota Pekanbaru bgtkriau@kemdikdasmen.go.id
Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Riau

Program Telusur Jejak Pendidikan Sudut Riau (TANJAK Riau): Meningkatkan Kompetensi Guru dan Kesetaraan Pendidikan di Daerah 3T Provinsi Riau

Tim Kerja PKB
29 Jul 2024
Gambar berita utama

(26/07/2024). Pada tanggal 23 hingga 31 Juli 2024, Provinsi Riau menjadi saksi pelaksanaan kegiatan Telusur Jejak Pendidikan Sudut Riau (TANJAK Riau) Angkatan 1 Tahun 2024. Kegiatan ini diinisiasi oleh Balai Guru Penggerak Provinsi Riau, UPT Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dengan tujuan utama dari program ini untuk meningkatkan kompetensi guru di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di Provinsi Riau.

Daerah 3T sering kali menghadapi tantangan dalam akses terhadap pelatihan dan pengembangan kompetensi guru. Hal ini menjadi fokus utama program TANJAK Riau untuk menjembatani kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Melalui pendekatan berkelanjutan dan interaktif, TANJAK Riau mengadopsi alur belajar BESTARI, yang mencakup Berbagi gagasan, Eksplorasi, Stimulasi, Transformasi, Aplikasi, Reformasi, dan Iterasi.

Untuk Angkatan 1 ini, kegiatan ini melibatkan beberapa lokasi strategis di Provinsi Riau, yaitu Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Kuantan Singingi, yang merupakan titik tempat hasil kerja sama dengan WWF (World-wide Fund for Nature). Pada setiap lokasi, guru-guru diundang untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran yang berfokus pada praktek, dengan pembagian waktu 25% untuk teori dan 75% untuk praktek.

Tujuan dari TANJAK Riau tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan keadilan bagi seluruh guru di Provinsi Riau. Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di daerah 3T.

Melalui kegiatan ini, BGP Provinsi Riau berusaha menciptakan kesempatan yang sama bagi guru-guru di daerah 3T untuk mengakses pelatihan dan pengembangan kompetensi. "Kami percaya bahwa meningkatkan kompetensi guru di daerah 3T akan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pendidikan di Provinsi Riau secara keseluruhan," ungkap Kepala BGP Provinsi Riau, ibu Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd.

Proses pemilihan lokasi kegiatan dilakukan setelah koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan setempat. Kriteria pemilihan lokasi termasuk ketersediaan fasilitas yang memadai untuk menampung sekitar 30 orang guru, serta aksesibilitas sekolah dalam waktu perjalanan maksimal satu jam dari lokasi terjauh peserta.

Kegiatan TANJAK Riau mendapat dukungan luas dari komunitas pendidikan dan pemerintah setempat. Para peserta memberikan respons positif terhadap pendekatan interaktif dan praktek yang diusung dalam kegiatan ini. "Saya merasa terpacu untuk terus meningkatkan cara mengajar saya setelah mengikuti TANJAK Riau ini," ujar Rini, salah satu peserta dari Kota Dumai.

Meskipun demikian, masih ada tantangan yang harus dihadapi dalam upaya mencapai kesetaraan pendidikan di seluruh wilayah Provinsi Riau. BGP Riau berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif seperti TANJAK Riau guna memastikan bahwa setiap guru memiliki akses yang sama terhadap pelatihan dan pengembangan kompetensi.

Pelaksanaan Kegiatan TANJAK Riau Angkatan 1 Tahun 2024 ini tidak hanya merupakan sebuah kegiatan pendidikan, tetapi juga sebuah langkah konkrit menuju pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di Provinsi Riau. Dengan fokus pada pengembangan kompetensi guru di daerah 3T, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam transformasi pendidikan menuju masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Riau.

 

#BGPRiau #DitjenGTK #Kemendikbudristek

Gambar berita 1
Gambar berita 2
Gambar berita 3
Tags:
Berita Tim Kerja PKB BGTK Riau
Bagikan: