Pekanbaru, 31 Agustus 2026 – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau kembali melaksanakan SERAKIT (Senin Rapat Kerja Terintegrasi) sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, dan meningkatkan sinergi seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan program dan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pelaksanaan SERAKIT pada Senin, 31 Agustus 2026, diarahkan pada penguatan pemahaman dan tindak lanjut terhadap berbagai program prioritas Kemendikdasmen. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan BGTK Provinsi Riau berjalan selaras dengan arah kebijakan nasional serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di Provinsi Riau.
Melalui forum koordinasi ini, jajaran BGTK Provinsi Riau melakukan penyamaan pemahaman mengenai program prioritas dan langkah tindak lanjut yang perlu dilakukan. Koordinasi secara terintegrasi diharapkan dapat memperkuat keterpaduan pelaksanaan program sekaligus meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kinerja organisasi.
Selain membahas program prioritas, kegiatan SERAKIT juga diisi dengan pembahasan Lembar Kerja Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (LKE SPIP). Pembahasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai pentingnya sistem pengendalian internal dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Penguatan SPIP mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi kegiatan. Penerapan pengendalian internal secara konsisten diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Agenda berikutnya membahas penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) di lingkungan BGTK Provinsi Riau. Penguatan Zona Integritas menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pembangunan ZI-WBK tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen dan indikator penilaian, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pegawai untuk menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan budaya kerja yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.
Melalui pelaksanaan SERAKIT, BGTK Provinsi Riau terus mendorong terwujudnya koordinasi yang semakin kuat, pelaksanaan program yang semakin terarah, serta tata kelola organisasi yang semakin baik. Sinergi seluruh jajaran menjadi modal penting dalam menghadirkan kinerja terbaik dan mendukung transformasi pendidikan di Provinsi Riau.