Pekanbaru, 31 Agustus 2026 – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau telah melaksanakan Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Pendampingan Sekolah Model melalui Pertemuan Kelompok Kerja Gugus Pengawas Sekolah Siklus 2 pada 26–30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau, yaitu Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru. Pelaksanaan secara serentak menjadi bagian dari upaya memperluas penguatan kompetensi dan memastikan pendampingan dapat menjangkau pengawas sekolah di berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaannya, BGTK Provinsi Riau melibatkan fasilitator yang telah ditunjuk untuk memberikan pendampingan secara langsung melalui pembelajaran tatap muka (luring). Pendampingan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh penguatan materi sekaligus mengembangkan pemahaman melalui diskusi, praktik, dan berbagi pengalaman terkait implementasi Pembelajaran Mendalam.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai konsep dan prinsip Pembelajaran Mendalam, sekaligus mendapatkan pengalaman praktik dalam menerapkannya pada proses pembelajaran. Peserta juga memperoleh pendampingan dalam mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan di satuan pendidikan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Selain penguatan Pembelajaran Mendalam, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pengawas sekolah dalam melaksanakan pendampingan terhadap sekolah model. Pengawas diharapkan mampu menjalankan perannya secara lebih optimal dalam memberikan dukungan, melakukan pemantauan, serta mendorong perbaikan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Penguatan kompetensi pengawas dan pendampingan yang dilakukan secara terarah menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, BGTK Provinsi Riau terus memperkuat kolaborasi dengan pengawas sekolah dan satuan pendidikan dalam mendorong transformasi pembelajaran. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pembelajaran yang berkualitas serta peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Riau.