Pekanbaru, 23 September 2026 — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Penyusunan Modul Moderasi Fasilitator dan Panduan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Experiential Training Terintegrasi Koding Tanpa Gawai untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Guru TK pada 21–23 September 2026 di Angkasa Garden Hotel Pekanbaru.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BGTK Riau dalam menyiapkan perangkat pendukung pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi Guru TK. Pengembangan perangkat ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan experiential training yang mengintegrasikan koding tanpa gawai dengan penguatan kemampuan berpikir komputasional.
Koding dalam pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi. Konsep koding dapat diperkenalkan melalui aktivitas tanpa gawai yang mendorong anak untuk mengenali pola, mengikuti urutan, memecahkan masalah, dan mengembangkan cara berpikir secara sistematis.
Dalam kegiatan tersebut, BGTK Riau mengembangkan Modul Moderasi Fasilitator dan Panduan Monev Experiential Training Terintegrasi Koding Tanpa Gawai. Kedua perangkat tersebut disusun untuk memberikan panduan yang lebih terarah dalam pelaksanaan pelatihan, mulai dari proses fasilitasi hingga pemantauan dan evaluasi kegiatan.
Pengembangan modul dan panduan Monev menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan experiential training memiliki arah dan mekanisme evaluasi yang jelas. Perangkat yang disusun juga diharapkan dapat membantu fasilitator melaksanakan kegiatan pelatihan secara lebih sistematis dan sesuai dengan kebutuhan Guru TK.
Sebagai tindak lanjut, modul dan panduan Monev yang telah dikembangkan dapat digunakan sebagai perangkat pendukung dalam pelaksanaan experiential training terintegrasi koding tanpa gawai. Pemanfaatan perangkat tersebut diharapkan dapat membantu guru memperoleh pengalaman pelatihan yang relevan dan selanjutnya menerapkan aktivitas pembelajaran yang aktif, kontekstual, serta sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Melalui kegiatan ini, BGTK Provinsi Riau terus mendorong pengembangan kompetensi Guru TK dan penyediaan perangkat pelatihan yang mendukung pembelajaran bermakna. Penguatan koding tanpa gawai diharapkan menjadi salah satu pendekatan yang dapat membantu menumbuhkan kemampuan berpikir komputasional anak sejak dini melalui pengalaman belajar yang dekat dengan dunia mereka.
Kegiatan penyusunan tersebut menghasilkan dua perangkat utama, yaitu Modul Moderasi Fasilitator Experiential Training Terintegrasi Koding Tanpa Gawai dan Panduan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Experiential Training Terintegrasi Koding Tanpa Gawai. Modul moderasi fasilitator disusun sebagai acuan dalam mendukung proses fasilitasi pelatihan, sedangkan panduan Monev disusun untuk memberikan arah dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kedua perangkat tersebut dikembangkan dengan mengintegrasikan konsep experiential training, koding tanpa gawai, dan penguatan kemampuan berpikir komputasional. Penyusunan perangkat dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pelatihan memiliki alur yang lebih terarah, materi yang relevan, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi yang mendukung pencapaian tujuan pelatihan.
Hasil penyusunan modul dan panduan Monev selanjutnya menjadi perangkat pendukung dalam pengembangan pelaksanaan experiential training bagi Guru TK. Perangkat tersebut diharapkan dapat membantu fasilitator melaksanakan pelatihan secara lebih sistematis sekaligus mendukung proses pemantauan dan evaluasi kegiatan.
Melalui hasil kegiatan ini, BGTK Provinsi Riau tidak hanya mengembangkan materi pelatihan, tetapi juga menyiapkan perangkat pendukung untuk memperkuat kualitas pelaksanaan experiential training terintegrasi koding tanpa gawai. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya BGTK Riau dalam mendukung peningkatan kompetensi Guru TK dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.