Kuantan Singingi, 13 Oktober 2026 — Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau menghadiri pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Provinsi Riau Tahun 2026 di Astaka Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pendidik taman kanak-kanak untuk mempererat silaturahmi, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat kebersamaan.
Pembukaan Porseni berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara yang menampilkan seni dan budaya daerah. Kegiatan diawali dengan tari persembahan, dilanjutkan dengan tari massal yang melibatkan guru taman kanak-kanak se-Kabupaten Kuantan Singingi. Suasana semakin semarak melalui pengguntingan pita dan pelepasan 1.000 balon oleh anak-anak TK bersama Bunda PAUD Provinsi Riau.
Rangkaian pembukaan juga dimeriahkan dengan parade budaya yang menampilkan keberagaman seni dan budaya dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat semangat persatuan di kalangan pendidik.
Porseni IGTKI-PGRI tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, tetapi juga menjadi ruang bagi para guru TK untuk membangun hubungan yang harmonis, menumbuhkan sportivitas, serta mengembangkan kreativitas dan solidaritas. Melalui interaksi dan partisipasi dalam kegiatan ini, para pendidik diharapkan dapat memperluas pengalaman serta memperkuat semangat kolaborasi dalam menjalankan tugas profesional.
Kehadiran BGTK Provinsi Riau dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung pengembangan kompetensi guru dan penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan. Semangat kebersamaan yang terbangun melalui Porseni diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Provinsi Riau.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, BGTK Provinsi Riau terus mendukung upaya peningkatan kualitas guru demi mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua, termasuk bagi generasi penerus bangsa sejak usia dini.